|
Oleh Managemen Yasmin
|
|
Senin, 22 Februari 2010 11:38 |
Yasmin perlu menata organisasi agar kinerja dalam melayani kaum dhuafa bisa dijalankan dengan maksimal. Perjalanan organisasi yang sedang berjalan memang sudah pada jalurnya, namun usaha meningkatkan pelayanan sosial tetaplah terus dikembangkan.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua Yayasan Yasmin, Bapak Rahmad Riyadi dalam tasyakuran pembukaan kantor Yasmin baru, Rabu (17/2). Tasyakuran yang diawali dengan pengajian bulanan dihadiri karyawan dari yayasan, unit-unit program, dan unit-unit usaha.
Selain itu, Bapak Rahmad Riyadi juga menuturkan, kemandirian lembaga yang ditopang oleh unit-unit usaha hendaknya bisa membuat roda organisasi lebih leluasa bergerak, apalagi unit-unit usaha sedang dalam proses pengembangan.
Terkait pembukaan kantor baru, Bapak Rahmad Riyadi mengatakan, perluasan ini agar dijadikan momentum untuk mengenalkan program-program sosial Yasmin lebih luas kepada masyarakat dan kaum dhuafa yang merasakan dampak positif dari kehadiran Yasmin bisa lebih banyak lagi.
Kantor Yayasan yang semula terletak di Cirendeu kini pindah ke kantor baru di Gandul, Cinere Depok. Kantor baru terdiri dari dua lantai, lantai dua ditempati oleh Divisi Program, Yasmin Learning Center, unit usaha obat herbal, advokasi, dan promosi. Lantai pertama ditempati Toko Barbeku yang khusus menjual furnitur baru.
Sedangkan gedung Yasmin di Cirendeu sebagai Toko Barbeku dan Divisi Fundraising. Lantai dua bekas kantor yayasan dan ruang training rombak untuk perluasan Toko Barbeku. Barang-barang yang dijual disini ada dua macam, yaitu barang bekas dan barang baru. Toko Barbeku yang ada di Cinere tidak ada perubahan, yaitu khusus menjual barang-barang hibah dari donatur. (badr) |
|
Terakhir Diupdate ( Senin, 22 Februari 2010 12:05 )
|
|
|
Lima Komputer Baru dari PT. Antam Tbk untuk Yasmin |
|
|
|
|
Oleh Managemen Yasmin
|
|
Jumat, 15 Januari 2010 14:50 |
|
”Semoga komputer ini berguna, dapat dimanfaatkan sekolah untuk kegiatan belajar-mengajar” ungkap Widodo perwakilan PT Antam Tbk saat menyerahkan lima set komputer kepada Yayasan Imdad Mustadh’afin di SMP Utama, Limo, Depok.
Kamis (14/1), PT Antam Tbk. menyerahkan lima buah monitor LCD lengkap dengan CPU, keyboard, dan mouse kepada Kepala Sekolah SMP Utama Ida Rosidawati dan Nur Intan Indahsari perwakilan dari Yasmin. Lebih lanjut perwakilan dari Yasmin menuturkan, program kami (Yasmin, red) adalah hibah barang bekas, tapi ini yang dihibahkan barang-barang baru. Alhamdulillah, kami sambut niat baik PT Antam Tbk untuk memajukan pendidikan anak-anak dhu’afa. Hari itu, kegiatan tidak sekadar serah terima barang hibah, Widodo pun menyempatkan diri melihat-lihat SMK Informatika Utama yang terletak di samping SMP Utama, mengunjungi siswa (i) kelas XII yang sedang pemantapan materi menjelang Ujian Akhir Nasional Maret nanti. Semoga penyerahan lima komputer ini menjadi jalan pembuka bagi PT Antam Tbk dan Yasmin untuk mengelola program pemberdayaan menjadi lebih baik dan berkelanjutan.(intan) |
|
Terakhir Diupdate ( Jumat, 15 Januari 2010 14:52 )
|
|
Hess Indonesia Kunjungi Program Pendidikan Yasmin |
|
|
|
|
Oleh Managemen Yasmin
|
|
Rabu, 13 Januari 2010 15:38 |
Untuk kesekian kalinya, alhamdulillah, Yasmin akan mendapatkan hibah barang bekas dari korporasi. Kali ini Hess Indonesia, sebuah perusahaan migas, akan menghibahkan inventaris kantor yang tidak lagi terpakai.
Sebelum proses hibah ini dilakukan, Hess Indonesia terlebih dahulu berkunjung ke beberapa program pemberdayaan yang Yasmin bina. Rabu (13/1), Hess Indonesia yang diwakilkan Vice President Government & External Relations Artis Waluyono serta Ade Tuturoong mengunjungi Rumah Belajar Alhikmah, SMK Informatika Utama, dan SMP Utama.
Dengan antusias mereka mengajukan pertanyaan seputar aktivitas tiap program sosial kepada Setiyo Iswoyo selaku Yasmin Corporate Secretary yang mendampingi kunjungan tersebut. “ Untuk masuk sekolah ini (Al-Hikmah dan Sekolah Utama, red) syarat utamanya adalah miskin. Yang lainnya urusan belakangan. Faktor kedhu’afaan menjadi penting, selanjutnya baru semangat anak-anak untuk belajar” jawab Setiyo Iswoyo ketika ditanya mengenai siapa saja yang bersekolah di sini.
Kegiatan hibah barang bekas ini merupakan bentuk kepedulian Hess Indonesia terhadap pendidikan keluarga tidak mampu. “Kami berharap semoga apa-apa yang nanti disumbangkan bisa membantu.” ungkap Artis Waluyono. (intan) |
|
Terakhir Diupdate ( Jumat, 15 Januari 2010 14:29 )
|
|
|
Laksmi Yustina: Tujuh Tahun Mengabdi untuk Dhu’afa |
|
|
|
|
Oleh Managemen Yasmin
|
|
Kamis, 07 Januari 2010 13:22 |
|
Tujuh tahun lebih mengabdikan diri bagi kaum dhu’afa, Laksmi Yustina (32) akhirnya memutuskan untuk fokus berkeluarga. Salah seorang pegawai Yasmin ini mengambil keputusan untuk resign dari jabatannya terakhir sebagai Penanggungjawab Program ‘Hibah Barang Bekas untuk Pendidikan Gratis Berkualitas’.
“Aku punya tiga anak sekarang, dan mulai kewalahan membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Makanya ini adalah putusan yang terbaik,” begitu ucap Ibu yang baru saja melahirkan bayi laki-laki ini. Pada akhir tahun 2009, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Mbak Ami, begitu ia kerap disapa, Yasmin mengadakan acara perpisahan secara sederhana. Melalui kegiatan ini, Yasmin memberikan apresiasi atas kontribusi beliau selama ini sekaligus kenang-kenangan dari teman-teman. Semua kemajuan dan hal-hal positif yang Yasmin alami, ungkap Setiyo Iswoyo selaku corporate secretary, tak luput dari kontribusi Mbak Ami selama ini. “Kami berharap selepas Mbak Ami, Yasmin akan semakin maju dan sukses. Dan kesuksesan ini bisa menjadi cerita yang menarik untuk anak cucu nanti,” tambahnya. Terima kasih Mbak Ami atas segala yang telah diberikan kepada keluarga dhu’afa dan Yasmin. Semoga Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua.(Intan) |
|
Terakhir Diupdate ( Kamis, 07 Januari 2010 13:49 )
|
|
Oleh Managemen Yasmin
|
|
Selasa, 05 Januari 2010 23:18 |
|
Puluhan pengunjung tiada hentinya minta foto bareng badut ’Hibah Barang Bekas untuk Pendidikan Gratis Berkualitas.’ Selain bentuknya yang unik (berbentuk televisi, red), sang badut pun sangat ramah kepada para pengunjung. Dengan senang hati Badut TV Yasmin melayani permintaan foto bersama—mulai dari anak-anak, remaja, hinga orangtua yang terlihat antusias dan berebutan—sekaligus menyebarkan brosur Barang Bekas Bikin Cerdas.
Berkat kerjasama yang apik antara Yayasan Imdad Mustadh’afin dan Manajemen The Plaza Semanggi, selama 16 hari mulai dari tanggal 29 Agustus hingga 13 September 2009, kami dapat melakukan promosi program ’Barang Bekas Bikin Cerdas.’ Bukan cuma badut Yasmin yang bisa unjuk gigi di sana, anak-anak binaan Yasmin pun dapat kesempatan untuk tampil di panggung Harmony in Diversity setiap Sabtu dan Minggu. Mereka menampilkan beragam pertunjukan seperti tari Saman dari SMK Informatika Utama, Marawis dari Sekolah Alternatif Cendekia Ciseeng Bogor, dan Musikalisasi Puisi dari SMP Utama. “Anak-anak senang bisa tampil di sini. Ini kali pertama mereka bisa tampil di muka umum, di mal lagi. Semoga bulan Ramadhan tahun depan kita tetap bisa tampil lagi di Plaza Semanggi.” ucap Iqra, koordinator penampilan musik Marawis Sekolah Alternatif Cendekia.(intan) |
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 4 |