| Tari Saman, Kebanggaan Baru SMA Alternatif Cendekia |
|
|
|
| Oleh Managemen Yasmin | |
| Rabu, 06 Januari 2010 08:50 | |
|
Tak hanya Ayu, perasaan khawatir juga dialami Yuliati. Bahkan ia mengatakan, semalaman ia hampir tidak bisa tidur sampai subuh hampir menjelang, karena terus memikirkan penampilan yang akan dilakukannya esok hari. Rasa khawatir, lanjutnya, juga dirasakan teman-temannya. Ia tak ingin ada kesalahan sedikitpun pada penampilan pertamanya itu. Tari Saman terbilang ’barang baru’ bagi siswa-siswi SMA Cendekia, bahkan bagi warga Desa Babakan Ciseeng Bogor. Setiap kali para siswa mengadakan pertunjukkan pentas seni, warga Babakan akan berbondong-bondong memenuhi pelataran sekolah. Maklum, akses hiburan bagi masyarakat Babakan masih minim. Dari berbagai rangkaian pertunjukkan yang disuguhkan dalam acara pergantian tahun hijriah ini, Tari Saman merupakan hiburan yang paling dinanti. Oleh karena itu, tekanan untuk tampil bagus membuat para penari sedikit kurang nyaman. Namun, berkat keyakinan para penari akhirnya Tari Saman bisa diselesaikan dengan ciamik dan menghibur. Menurut Iqra, pelatih sekaligus pengajar, meski Tari Saman belum familiar bagi masyarakat Babakan, tetapi tarian yang menyajikan gerak cukup rumit namun selaras ini tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa dinikmati penonton. ”Bagi para siswa sendiri, pengenalan tari ini sudah dimulai sejak tujuh bulan yang lalu. Setelah dirasa cukup berlatih, kini mereka sudah berani tampil,” kata Iqra. Penampilan Tari Saman oleh siswa-siswi mendapat apresiasi bagus dari penonton. Tak lama setelah itu, tim Tari Saman mendapat tawaran manggung di resepsi pernikahan salah satu warga Babakan. Satu hal positif yang dipersembahkan, para siswa mampu memberi warna bagi warga sekitar yang cenderung monoton. (badruzzaman)
|
|
| Terakhir Diupdate ( Rabu, 06 Januari 2010 09:09 ) |




Ayu, siswi Sekolah SMA Alternatif Cendekia, sibuk merapikan busana yang dimodifikasi menjadi pakaian adat khas Aceh. Perasaan tegang sedikit tergambar di raut wajahnya. Siang itu, ia bersama dua belas temannya bersiap-siap menampilkan Tari Saman sebagai bagian dari acara memperingati tahun baru Islam 1431 H.








